Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 April 2013

KEBEBASAN CINTA


http://patoeroman.blogspot.com
Terjerat dalam perban
Penuh luka
Dirantai dengan infus
Terbaring tak berdaya

Terbelenggu dalam dedam
Kegilaan dan hamparan menghantui malam
Sakit, kecewa dan terabaikan
Belenggu cinta tak kunjung sirna
Walau hati t’lah tak berdaya

Selasa, 16 April 2013

Kesepian; Hati Yang Dinanti

ditengah deru keramaian
masih tersisa kesendirian
ditengah banyaknya jiwa manusia
masih terlihat kesepian
suara lantang melintas, namun
tiada terdengar

senyum senyum menyapa
menghiasi hari
namun sunyi bertabur hampa yang terasa
permata kasih dan dekap rindu hadir
sirna berganti hambar
di semua kehadiran yang diberi
hanya mengukuhkan kesepian hati

kesendirian, semakin tegas membawa jiwa
tlah lama diri mencoba bersama semua cinta
dengan segenap diri datang menyapa
namun entah mengapa
seakan tiada pernah terasa

masih berdiri dalam kesendirian
memeluk erat dinginnya kesepian
bukan hendak durhaka
tidak jua abaikan semuanya
tapi ini tak pernah seirama

coba mendekap semua kasih yang kau beri
namun hanya kulit di dapati
hanya sirna sekejap mata
karena tak ada hati yang kau bawa
tak ada hati kasih menghampiri
terimalah jika diri dingin dalam sepi

Senin, 15 April 2013

Bidadari Pelangi


[http://patoeroman.blogspot.com]

Kau hadir menggoyahkan diriku
Keteguhanmu meluluhkan dinding hati ini
Kau hadir saat ku tk berharap lebih darimu
Hany berhenti dalam kekaguman

Kau yang membawaku pergi
Untuk meninggalkan kekagumanku
Kau datang dan membawaku terbang
Terbang bersama angan
Menghidupkan harapan yang lama berkarat

Kau yang yang membuatku berani bermimipi
Kembali dalam kegilaan cinta
Terbag jauh memeluk harapanmu
Duniaku indah bersama bayangmu
Kehadiranmu bak pelangi
Membawa bidadari dari Tuhan
Penjawab alunan doa dari jiwa nan hina

Aku benar-benar terbang di pelangi kahyangan
Ku lepas semua beban dan rantaiku
Aku terbang dalam melodi cinta
Berdansa bersamamu
Tanpa lelah tanpa sudah

Tapi aku lupa
Aku lupa bahwa kau adalah bidadari
Aku lupa akan pijakanku pada pelangi
Aku lupa akan jiwaku adalah manusia
Manusia biasa
Aku lupa bahwa kau akan sementara
Dan saat ku ingat semua
Kau telah tiada

Saat itu,..
Saat aku menari di atas pelangi
Dalam diam kau pergi
Begitu lembut tak ku sadari
Aku maih menari
Riang dalam penantian bahwa kau akan kembali
Selembut kau pergi
Pelangi memudar tinggalkan ku sendiri

Perlahan  gerakku berhenti
Dalam diam ku tak mengerti
Aku terpaku, kelu, dungu
Apa? Kemana? Kenapa?
Begitu banyak tanya yang terbungkus dalam diam
Semua sunyi
Hanya aku dan hamparan kosong
Dalam diam yang tak ku mengerti

Kau membawaku terbang terlampau tinggi
Bermain dalam kahyangan cinta
Terlampu tinggi untuk bisa aku selamat
Saat hempasan dalam diam menemukanku
Bersama bumi

Pelangi telah memudar
Taman langitmu lenyap dalam kekosongan
Keindahanmu Sang Bidadari
Kau bawa pergi tinggalkan ku sendiri
Tanpa perpisahan, tanpa salam

Hanya diam yang menemaniku
Bersamaku terjatuh dari tingginya mimpi
Dari puncak tangga pelangi
Pandanganku tak lepas dari langit
Kosong memandang putihnya awan

Akankah kau mati ketika sampai di bumi
Hanya menikmati detik-detik jatuhku
Untuk kembali terpelanting dari taman langit
Bak meteor jatuh
Mengukir luka begitu dalam dan luas
Menjadi monumen abadi
Dalam diam dan sunyi

By: Patoer Oman
Awal maret 2013



Minggu, 14 April 2013

Teman Seperjuanga

Hari-hariku bersama Facebook saat itu seperti biasa,
tak ada yang cukup menarik untuk membuatku menemukan hal yang berbeda.
sampai tiba - tiba ada pemberitahuan yang mengejutkanku.
aq kaget, seketika melihat gambar itu,
aku tersenyum penuh kerinduan.

seketika seakan angin kutub menerjangku.
membawakan sejuta rindu.
 jemarinya yang dingin dan lembut membelaiku perlahan membungkusku dalam genggamannya
genggaman yang dingin membekukan tulang-tulangku
dingin kutub kerinduanku terbuka saat itu.

mereka..
mereka yang tiga tahun bahkan 12 tahun telah besamaku berjuang menapaki terjalnya pendidikan gila
mereka yang selama ini bertahan bersamaku menahan semua poteni diri
yang terkekang dalam penjara sekolah
mereka,.. mereka yang selama ini berjalan denganku walau tak selalu searah.

kini, di jauh mata memandang, aku hanya mampu merindukan mereka
saat-saat suka-duka penh makna yang telah terampaui
sekonyong-konyong melintasi memoriku
membawaku melewati ruang dan waktu
menembus pandang bersama dalam getirnya hati.

mereka Teman-teman seperjuangan!!

dimanapun kalian, aku hanya bisa berdoa untuk kebaikan kalian

Arti Kekosongan

Apa arti sebuah kekosongan?
Ketidakbergunaan kah?
Kehampaan tanpa arti?
Atau,..
Dia adalah bukan apa-apa?

Tak ku tahu apa artinya buatmu
Dan tak ku campuri urusanmu tentang ituu
Tapi untukku..
Dia adalah kanfas kehidupan
Dimana kebebasan untuk melukis kehidupan jelas terpampang dihadapan

Bagiku,...
Kekosongan adalah kekuatan dimana aku berkuasa untuk menata dan menentukan dia adalah dunia. Kosong yang tak pernah kosong.

Sabtu, 13 April 2013

Tersandar di Tirai Pagi


mentari bersinar dibawah tirai mendung
menutupi anggunnya chaya mentari yang menghangatkan
menghangatkan jiwa jiwa yang terkantuk belaian rembulan
mata ini sedikit berat mengangkat tumpukan embun malam yang membebani pelupuk mata
lantunan nyanyian rohani meredup menguap dalam cahaya menetari yang mulai mengibar

di hari yang redup, di waktu yang terus berjalan, hatiku menggeliat penuh sesak
fikirku meloncat dari kedalaman tidur yang melelapkan
disaat mata ini masih berjalan di persimpangan kesadaran
wktu berjalan tetap di tracknya tapi seperti berjalan begitu lambat tapi meninggalkanku tanpa kusadari
aku berdiri
mengangkat semua angan, meletakkan setiap memoriku pada tempatnya
pesan pesan malam yang  tertinggal mulai menyapaku

dikesadarn dini yang menyesatkan
aku melangkah dengan nothing to lose
hanya membawa diriku melangkah
mencari dimana kesadaranku berpijak
dingin menyertai langkahku
manyapa setiap relung tulang tulangku
memberikan aroma kerinduan yang tak memiliki arti
kerinduan yang kosong
tertinggal oleh kesadaranku yang beranjak.
tersadar ku dipeluk terik mentari saat orang mulai berjalan dengan
semua kepercayaan mereka dan kebutaan saat kesadaran mereka semakin tercuri oleh sinar bulan
aku melangkah dan melangkah di setiap jengkal jalan ini
bersama diriku dan kerinduan yang kosong.
mencaeri kesadaranku.
kesadaranku yang pergi bersamanya di terpa angin malam menyampaikan pesanku
dan tak kembali.
 

Blogger news

Blogroll